Belajar Sambil Berdampak di Kampus Mengajar Angkatan 6

sekampus.com Lebih dari 91 ribu mahasiswa telah ditugaskan ke lebih dari 21 ribu Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Program Kampus Mengajar Angkatan Pertama hingga Angkatan Kelima, untuk menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pembelajaran, pengembangan strategi, dan model pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan.

Melalui pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum Kelas, diketahui mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 4 memberikan dampak pada perubahan pembelajaran literasi dan numerasi, yang memberikan percepatan pemahaman literasi dan numerasi siswa. 

Perubahan pembelajaran selama 11 minggu implementasi program setara dengan 4,6 bulan pembelajaran literasi dan 5 bulan pembelajaran numerasi di SD. Pada jenjang SMP, perubahan pembelajaran dari program ini setara 4,2 bulan pembelajaran literasi dan 3,2 bulan pembelajaran numerasi. 

“Bayangkan betapa efektifnya kehadiran mahasiswa yang dibimbing oleh Bapak dan Ibu dosen pembimbing lapangan dan juga guru pamong, sehingga bisa memberikan peningkatan yang luar biasa dalam pembelajaran literasi dan numerasi,” ucap Kepala Program Kampus Mengajar, Asri Aldila Putri. 

Program Kampus Mengajar merupakan salah satu program unggulan atau program flagship dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama satu semester dengan menjadi mitra guru guna melatih kemampuan menyelesaikan permasalahan yang kompleks.

Selama bertugas di sekolah sasaran, peran yang dijalankan mahasiswa di antaranya membantu guru dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah, khususnya dalam pembelajaran literasi dan numerasi, membantu sekolah melaksanakan adaptasi teknologi dalam proses pembelajaran, serta mendukung kepala sekolah dalam bidang administrasi dan manajerial sekolah yang berkaitan dengan program.

Selain itu, mahasiswa juga diberikan tugas untuk menyosialisasikan produk pembelajaran Kemendikbudristek seperti Kurikulum Merdeka, Platform Merdeka Mengajar (PMM), Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Kelas, dan Rapor Pendidikan. 

Aktivitas yang dilaksanakan selama mengikuti program menghadirkan pembelajaran bagi para mahasiswa, yang dapat dikonversi dalam bentuk satuan kredit semester di perguruan tinggi asal. “Teman-teman mahasiswa berhak untuk mendapatkan pengakuan hingga 20 sks,” imbuh Asri. 

Selain bisa berkontribusi bagi dunia pendidikan, lanjutnya, mahasiswa sendiri menerima berbagai dampak positif melalui Program Kampus Mengajar, terutama dalam hal peningkatan kompetensi. Survei yang dilakukan kepada alumni program menunjukkan bahwa Kampus Mengajar meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk mengembangkan berbagai alternatif sudut pandang sebelum bersikap serta meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk berinteraksi dengan orang lain.

Setelah sukses terselenggara dalam 4 angkatan dan dengan satu angkatan yang saat ini tengah berlangsung, Program Kampus Mengajar kembali membuka pendaftaran peserta program angkatan keenam untuk penugasan pada bulan Agustus hingga Desember 2023. Periode pendaftaran dibuka pada tanggal 8-28 Mei 2023 bagi mahasiswa aktif program akademik maupun vokasi dari program studi yang terakreditasi pada PTN dan PTS di bawah naungan Kemendikbudristek.

Infografis Syarat Pendaftaran Kampus Mengajar Angkatan 6

Informasi lebih lanjut terkait Program Kampus Mengajar dapat diakses melalui laman kampusmerdeka.kemdikbud.go.id

sekampus.com
sekampus.comhttp://sekampus.com
Informasi seputar kampus dan program MBKM
RELATED ARTICLES

2 COMMENTS

Leave a Reply

Ramai Dibaca

KOMENTAR KAMU